Al-Islam & Kemuhammadiyahan

Meneladani Etos Pencerahan KH. Ahmad Dahlan di Era Transformasi Digital

Oleh: Administrator Utama 12 Oktober 2026 21:09 WIB 455 kali dibaca 1 min read
Meneladani Etos Pencerahan KH. Ahmad Dahlan di Era Transformasi Digital

Kiai Haji Ahmad Dahlan mendirikan Persyarikatan Muhammadiyah pada tahun 1912 dengan satu kesadaran teologis yang sangat mendalam: Islam adalah agama praksis yang harus melahirkan amal nyata yang mencerahkan kehidupan umat.

Ketika mengajarkan Surat Al-Ma’un berulang kali kepada santri-santrinya, Kiai Dahlan tidak berhenti pada hafalan lafadz semata, melainkan menuntut santrinya turun ke jalan mencari kaum dhuafa, anak yatim, dan fakir miskin untuk diberi makan, dirawat, dan disekolahkan.

Di era digital saat ini, nilai teologis tersebut bertransformasi menjadi kompas dalam menguasai teknologi untuk kemaslahatan manusia, bukan sekadar konsumerisme digital.

Penulis : Administrator Utama

Redaksi/Editor : Humas Civitas Madrasah Diniyah Islamiyah Muhammadiyah 1 Sei Kindaung Banjarmasin